Risal Syam tugas mandiri Seminar

BAB 1
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah
Manusia sebagai makhluk individu dan sosial, dalam kehidupannya memiliki fungsi yang penting di dalam masyarakat. Salah satu fungsi tersebut adalah manusia harus bekerja dalam memenuhi kebutuhannya yang beraneka ragam. Bangsa Indonesia dengan jumlah penduduk yang sangat besar seharusnya juga memiliki sumber daya manusia yang besar pula tidak saja dari segi kuantitas tetapi juga kualitasnya. Pembangunan sumber daya manusia yang produktif sebagaimana yang dikehendaki oleh pembangunan Indonesia adalah manusia yang menghargai kerja sebagai pengabdian kepada Tuhan, berbudi luhur, cakap dan terampil, percaya pada kemampuan diri sendiri, dan memiliki semangat kerja yang tinggi, serta memandang hari esok dengan gairah yang optimis.
Kualitas suatu perusahaan sangat erat kaitannya dengan kualitas sumber daya manusia yang terdapat di dalam perusahaan itu sendiri. Oleh karena itu untuk meningkatkan kualitas manusianya, maka sebuah perusahaan hendaknya perlu memberikan motivasi kepada awak kapal. Motivasi sangat berperan dalam menggerakkan segala daya potensi manusia yang ada ke arah pemanfaatan yang optimal, sehingga tujuan organisasi tercapai. Hal penting yang harus disadari oleh setiap organisasi atau perusahaan adalah mengetahui bahwa setiap awak kapal yang bekerja digerakan oleh suatu motif, yang pada dasarnya bersumber pada berbagai macam kebutuhan pokok individual.
Sebuah perusahaan dalam mencapai suatu keberhasilan harus melalui kerja keras dari seluruh individu yang terlibat di dalam perusahaan. Sehingga keberhasilan perusahaan dalam mencapai tujuannya merupakan hasil kerja keras dari seluruh individu yang terlibat di dalam perusahaan, baik secara langsung maupun tidak langsung dengan didukung oleh faktor-faktor penunjang seperti mesin, peralatan, perencanaan, informasi, metode dan program yang diterapkan.
Seperti kita ketahui bersama bahwa manusia bekerja untuk mendapatkan imbalan jasa (kompensasi), salah satunya adalah mengejar bonus perusahaan. Dengan diterapkannya sistem bonus oleh perusahaan, akan memacu semangat kerja awak kapal sehingga target yang ditetapkan oleh perusahaan akan tercapai bahkan melebihi. Dengan alasan demikian PT.Titian Bahtera Segara perlu menyusun dan mengatur sistem bonus pada awak kapal dengan memperhatikan unsur keadilan, prestasi, fungsi, tugas dan tanggung jawab masing-masing.
Berdasarkan latar belakang masalah di atas maka penulis tertarik untuk mengambil judul : “ ANALISIS HUBUNGAN PEMBERIAN BONUS TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA AWAK KAPAL PADA PT. TITIAN BAHTERA SEGARA JAKARTA TAHUN 2008 ”.

B. Perumusan Masalah
1. Identifikasi Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah di atas, maka masalah-masalah yang relevan dengan topik penelitian ini adalah :
a. Prestasi awak kapal pada PT. Titian Bahtera Segara
b. Kompensasi yang diberikan oleh PT. Titian Bahtera Segara
c. Penggajian dan Bonus awak kapal PT. Titian Bahtera Segara
d. Tingkat produktivitas kerja awak kapal PT. Titian Bahtera Segara
e. Hubungan pemberian bonus terhadap produktivitas kerja awak kapal pada PT. Titian Bahtera Segara
2. Batasan Masalah
Sehubungan luasnya masalah yang terkait dengan identifikasi di atas maka, penulisan karya ilmiah ini dibatasi hanya pada masalah yang berhubungan dengan pemberian bonus terhadap produktivitas kerja awak kapal pada PT. Titian Bahtera Segara.
3. Pokok Pemasalahan
Mendasari hasil identifikasi dan pembatasan masalah maka dapat dirumuskan pokok permasalahan sebagai berikut :
a. Bagaimana proses pemberian bonus kepada awak kapal pada PT. Titian Bahtera Segara ?
b. Bagaimana tingkat produktivitas kerja awak kapal pada PT. Titian Bahtera Segara ?
c. Bagaimana hubungan antara pemberian bonus dengan produktivitas kerja awak kapal pada PT. Titian Bahtera Segara ?

C. Tujuan dan Manfaat Penelitian
1. Tujuan Penelitian
a. Untuk mengetahui bagaimana proses pemberian bonus kepada awak kapal pada PT. Titian Bahtera Segara Jakarta Tahun 2008.
b. Untuk mengetahui bagaimana tingkat produktivitas kerja awak kapal pada PT. Titian Bahtera Segara Jakarta Tahun 2008.
c. Untuk mengetahui sejauhmana hubungan antara pemberian bonus dengan produktivitas kerja awak kapal pada PT. Titian Bahtera Segara Jakarta Tahun 2008.
2. Manfaat Penelitian
a. Bagi Penulis
Untuk menambah wawasan dan pengetahuan secara langsung mengenai kesesuaian teori dengan kondisi yang sesungguhnya, khususnya tentang pemberian bonus terhadap produktivitas kerja awak kapal.
b. Bagi Perusahaan
Sebagai salah satu bahan masukan dan pertimbangan yang mungkin bermanfaat bagi perusahaan, khususnya PT. Titian Bahtera Segara Jakarta.
c. Bagi Lembaga Pendidikan
Sebagai sumbangan pemikiran dan dapat dipergunakan oleh kalangan akademisi untuk dijadikan bahan referensi dan untuk di kritisi, mengenai pemberian bonus dengan produktivitas kerja awak kapal.

D. Metodologi Penelitian
1. Jenis dan Sumber Data
Jenis data dalam penelitian ini adalah kualitatif yang diperoleh melalui kuisioner dan data kuantitatif melalui skor data kualitatif berdasarkan skala Likert. Sedangkan data yang digunakan adalah data primer dengan penyebaran kuisioner di lapangan.

2. Populasi dan Sampel
Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri dari objek atau subjek yang memiliki kuantitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan diambil kesimpulannya. Sugiyono (2005 : 55). Populasi dalam penelitian ini adalah awak kapal PT. Titian Bahtera Segara Jakarta.
Sampel adalah bagian dari populasi atau bagian dari karakteristik yang dimiliki oleh populasi tersebut. Sugiyono (2005 : 56). Jumlah sampel yang diambil dari penelitian ini adalah 30 orang.

3. Metode Pengumpulan Data
a. Riset Lapangan (Field Research)
Metode penelitian ini dilakukan untuk mendapatkan data yang diperlukan secara langsung dari obyek penelitian atau perusahaan yang diteliti. Dalam memperoleh data tersebut penulis menggunakan beberapa teknik pengumpulan data yaitu :
1) Pengamatan secara langsung (Observasi)
Yaitu melakukan pengamatan langsung ke lokasi yang berhubungan dengan penulisan skripsi.
2) Melakukan Wawancara (Interview)
Dilakukan secara lisan kepada pihak-pihak yang berwenang dalam memberikan data dan keterangan-keterangan yang berhubungan dengan masalah yang akan dibahas.
3) Kuisioner (Questionaire)
Kuesioner melakukan teknik pengumpulan data yang dilakukan untuk mendapatkan data primer dengan cara memberikan seperangkat pertanyaan tertulis kepada awak kapal. Skala pengukuran kuisioner berdasarkan skala Likert, memberikan bobot setiap jawaban yang diberikan responden. Istijanto (2005 : 81).
SS : Sangat Setuju Nilai Bobot = 5
S : Setuju Nilai Bobot = 4
RR : Ragu-ragu Nilai Bobot = 3
TS : Tidak Setuju Nilai Bobot = 2
STS : Sangat Tidak Setuju Nilai Bobot = 1

b. Riset Kepustakaan
Data kepustakaan digunakan untuk mengumpulkan informasi dan landasan teori yang digunakan sebagai dasar untuk menganalisis permasalahan, dengan mempelajari sumber tertulis seperti literatur, jurnal, artikel dan bahan bacaan lainnya yang berkaitan dengan permasalahan dan penelitian skripsi ini, guna memudahkan penulis dalam penyusunan skripsi ini.

4. Metode Analisis Data
Metode yang digunakan dalam menyusun skripsi ini adalah deskriptif, yaitu meneliti fenomena yang sedang terjadi dengan mengumpulkan data yang aktual dan mengolahnya serta melakukan analisis data, sehingga akhirnya diperoleh suatu kesimpulan. Adapun metode analisis yang digunakan adalah :
a. Analisis Regresi Linear Sederhana
Untuk menganalisis data dari dua variabel berbeda fungsi, dimana data pertama sebagai variabel bebas (pemberian bonus) dan data kedua sebagai variabel terikat (produktivitas kerja awak kapal), maka digunakan analisis statistik yang ditulis oleh J. Supranto (2001 : 207).
Persamaan garis regresi linear :
Y = a + bX
a =
b =
dimana :
X : Variabel Bebas (pemberian bonus)
Y : Variabel Terikat (produktivitas kerja awak kapal)
a : Bilangan Konstanta
b : Koefisien Regresi
n : Jumlah Observasi / Pengukuran
b. Koefisien Korelasi
Suatu metode untuk mengetahui apakah variabel X dan Y mempunyai hubungan atau tidak. J. Suparnto (2001 : 208).
Rumus :
r =
dimana :
1) Jika r = +1 atau mendekati 1, berarti ada hubungan X dan Y positif sangat kuat.
2) Jika r = 0 atau mendekati 0, berarti tidak ada hubungan antara X dan Y, atau hubungan sangat lemah.
3) Jika r = -1 atau mendekati -1, berarti ada hubungan antara X dan Y yang sangat kuat, tetapi negatif.
Tabel I.1
Koefisien Korelasi dan Taksiran
Interval Interprestasi
0,00 – 0,199
0,20 – 0,399
0,40 – 0,599
0,60 – 0,799
0,80 – 0,999
1 Sangat Lemah
Lemah
Cukup Kuat
Kuat
Sangat Kuat
Sempurna
Sumber : Sugiyono, (2001 : 149)

c. Analisis Koefisien Penentu (Kp)
Langkah ini diambil guna melihat kontribusi atau pengaruh variabel X terhadap variabel Y. J. Supranto (2001 :212).
Rumus :
Kp = r2 x 100%.
dimana :
Kp = Koefisien Penentu
d. Uji Hipotesis
Pengujian hipotesis dilakukan dengan cara membandingkan nilai thitung dengan ttabel
1) Hipotesis Awal
H0 :  = 0 tidak ada hubungan antara variabel X dan variabel Y.
H1 :  > 0 ada hubungan yang siginifikan antara variabel X dan variabel Y.
2) Rumus thitung menurut Sugiyono (2005 : 215)
thitung =
3) Membandingkan hasil observasi dengan tabel
thitung = ttabel (= 5 % dan df = n-2)
4) Kesimpulan
Jika thit ttabel maka, H0 ditolak artinya ada hubungan yang signifikan antara variabel X dan variabel Y.

E. Hipotesis
Hipotesis atau jawaban sementara yang didapat dari penelitian ini adalah diduga terdapat hubungan yang signifikan dan positif antara pemberian bonus (variabel X) dengan produktivitas kerja (variabel Y) pada PT. Titian Bahtera Segara.

F. Sistematika Penulisan
Sebagai gambaran umum dalam penulisan skripsi ini maka penulis menyusun suatu sistematika dalam bentuk garis besarnya sebagai berikut :
BAB I PENDAHULUAN
Bab ini menguraikan latar belakang masalah, perumusan masalah, tujuan dan manfaat penelitian, metodologi penelitian, hipotesis dan sistematika penulisan

BAB II LANDASAN TEORI
Dalam bab ini akan dikemukakan beberapa teori yang secara langsung berkaitan dengan masalah penelitian sehingga dapat mendukung pemecahan dalam rangka pencapaian tujuan penelitian

BAB III GAMBARAN UMUM PT. TITIAN BAHTERA SEGARA JAKARTA
Dalam bab ini menguraikan sejarah singkat perusahaan organisasi dan manajemen perusahaan, serta kegiatan usaha.

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN
Dalam bab ini menguraikan analisis pemberian bonus, analisis produktivitas kerja awak kapal, dan analisis hubungan antara pemberian bonus dengan produktivitas kerja awak kapal dengan menggunakan metode analisis regresi linear sederhana, koefisien korelasi, koefisien penentu dan pengujian hipotesis yang rumus-rumusnya telah dijelaskan pada bab I.

BAB V PENUTUP
Bab ini merupakan bab terakhir, yaitu kesimpulan dari bab IV serta penyampaian saran-saran oleh penulis yang didapat dari hasil penelitian penulis pada PT. Titian Bahtera Segara Jakarta.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: