tugas madiri seminar. Irwan. S. Bp3ip STMT11

Nama : Irwan Santoso

NIM : 244308057

BAB 1 Pendahuluan A. Latar Belakang Masalah Pada abad modern sekarang ini transportasi laut masih memegang peranan yang sangat dominan sebagai alat angkut yang belum dapat digantikan dengan jenis angkutan lain, karena angkutan laut merupakan suatu system pengangkutan dalam jumlah besar yang belum dapat dilakukan oleh jenis angkutan lainnya. seiring dengan perkembangan sektor transportasi laut, banyak perusahaan pelayaran yang didirikan dan akibatnya persaingan terasa cukup berat. Dalam persaingan paling minim sebuah perusahaan pelayaran harus dapat mempertahankan kelangsungan hidupnya sekaligus mengembangkan usahanya didalam mengoperasikan kapal-kapal yang dimilikinya. Kapal sebagai alat transportasi laut, jika sebuah kapal dapat dioperasikan dengan baik dan maksimal, hal ini disebabkan pada kapal tersebut memiliki sistem kinerja yang baik, rasa tanggung jawab yang besar, keadaan lingkungan yang menguntungkan dan penerapan manajemen yang baik dimana pelaksanaan pekerjaan dilakukan secara effisien dan effektif oleh awak kapal tersebut. Pada umumnya tujuan perusahaan adalah menerapkan Prinsip Ekonomi yang artinya dengan pengorbanan yang sekecil-kecilnya untuk memperoleh hasil yang maksimal. Secara effisien: Titik berat pada segi pengorbanan adalah dengan menekan biaya seminimal mungkin, yang tidak mengurangi hasil yang direncanakan. Dan effektif: titik berat pada sasaran / tujuan atau hasil, yaitu bagaimana memperoleh hasil yang maksimal, dengan tidak menambah biaya. Setiap perusahaan selalu berusaha untuk mencapai efisiensi penggunaan sumber daya manusia dan sumber daya lainnya didalam menunjang jalannya perusahaan. Dalam hal ini sumber daya manusia merupakan salah satu sumber daya yang penting bagi perusahaan disamping faktor sumber daya yang lain, seperti: uang, materi metode dan mesin. Suatu perusahaan tidak mungkin berjalan tanpa adanya sumber daya manusia sekalipun dalam dewasa ini telah banyak diciptakan metode dan peralatan yang canggih. Seleksi merupakan proses pemilihan calon awak kapal yang telah menyampaikan lamaran pekerjaan pada suatu perusahaan, dalam proses seleksi ini calon harus mempunyai keterampilan dan pengetahuan yang cukup guna memenuhi, persyaratan yang dibutuhkan oleh perusahaan, namun keterampilan dan pengetahuan saja tentunya tidak cukup, perlu ditambah yang namanya disiplin. Dalam menghadapi persaingan yang semakin berat memang dituntut disiplin awak kapal untuk meningkatkan kinerja awak kapal yang maksimal. Maksudnya setiap sumber daya manusia dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya serta berpikir yang tepat, bergerak cepat, tidak bermalas-malasan, bertindak cermat untuk menghasilkan kerja yang baik sesuai dengan tujuan perusahaan. Melihat pentingnya disiplin dalam meningkatkan kinerja guna mencapai tujuan, maka penulis ingin mengkaji lebih dalam dan mengemukakan dalam bentuk skripsi dengan judul: “HUBUNGAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA ANAK BUAH KAPAL AHT. LEWEK KEA TAHUN 2009” B. Perumusan Masalah 1. Identifikasi Masalah Berdasarkan uraian yang telah dikemukakan pada latar belakang masalah, sumber daya manusia yang menjadi faktor utama penggerak dan untuk meningkatkan kinerja diatas kapal. Adapun identifikasi masalahnya adalah : a. Disiplin awak kapal yang belum optimal b. Keterampilan dan pengetahuan awak kapal yang terbatas c. Proses seleksi awak kapal yang belum optimal d. Fasilitas akomodasi yang tidak nyaman e. Jumlah gaji yang diterima belum standard atau kecil f. Peralatan kerja dan keselamatan yang tidak mendukung 2. Batasan Masalah Dari beberapa masalah yang telah diidentifikasi diatas, ternyata masalah kedisiplinan sangat berpengaruh dengan kinerja dari awak kapal. Akan tetapi karena keterbatasan waktu dan tenaga maka penulis hanya membatasi masalah yang akan dibahas pada hubungan disiplin dengan kinerja awak kapal AHT. Lewek Kea Tahun 2009 pada perusahaan Emas Offshore Pte. Ltd yang bertempat di Singapore. 3. Pokok Permasalahan Salah satu cara untuk meningkatkan kinerja diatas kapal adalah dengan melalui disiplin. Mengingat pentingnya disiplin, maka awak kapal harus melaksanakan disiplin secara konsisten dan terencana, maka penulis mencoba merumuskan pokok permasalahan sebagai berikut : a. Bagaimana disiplin awak kapal AHT. Lewek Kea? b. Bagaimana kinerja awak kapal AHT. Lewek Kea ? c. Adakah hubungan antara disiplin dan kinerja awak kapal AHT. Lewek Kea? C. Tujuan dan Manfaat Penelitian 1. Tujuan Penelitian Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengumpulkan data dan informasi guna: a. Untuk mengetahui disiplin awak kapal AHT. Lewek Kea. b. Untuk mengetahui kinerja awak kapal AHT. Lewek Kea. c. Untuk mengetahui hubungan antara disiplin dengan kinerja awak kapal AHT. Lewek Kea. 2. Sedangkan manfaat penelitian ini adalah : a. Bagi Penulis Untuk menambah wawasan penulis tentang hubungan disiplin terhadap kinerja awak kapal AHT. Lewek Kea dan sarana pembanding antara teori dengan kenyataan di lapanan serta dapat menjadi salah satu acuan bagi penelitian selanjutnya. b. Bagi Perusahaan Sebagai bahan masukan bagi perusahaan untuk mengambil kebijakan di masa mendatang mengenai disiplin awak kapal dan mengadakan perbaikan-perbaikan terhadap kekurangan yang ada. c. Bagi Pengembangan Ilmu Sebagai bahan informasi tambahan bagi pembaca mengenai kegiatan pada kapal AHT. Lewek Kea, khususnya mengenai disiplin awak kapal dalam meningkatkan kinerja awak kapal. D. Metodologi Penelitian 1. Jenis dan Sumber Data Jenis data dalam penelitian ini adalah kualitatif dalam bentuk angket dan data kuantitatif adalah dalam bentuk skor dari jawaban angket, sedangkan untuk sumber data yang digunakan adalah data primer yaitu data yang dikumpulkan secara langsung pada sumbernya melalui angket. 2. Populasi dan Sampel Populasi data yang diambil untuk penelitian ini merupakan awak kapal dan orang – orang yang pernah bekerja di atas kapal AHT. Lewek Kea. Sample data merupakan data yang diambil secara acak sebanyak 30 responden. 3. Metode Pengumpulan Data Dalam metode pengumpulan data untuk menyusun skripsi ini saya sebagai penulis menggunakan metode-metode sebagai berikut : a. Penelitian Lapangan (field research) Penelitian lapangan dilakukan dengan cara mempelajari langsung objek penelitian guna memperoleh data primer yang diperlukan, melalui : 1) Wawancara Yaitu pengumpulan data dengan cara mengadakan wawancara langsung dan mengajukan pertanyaan-pertanyaan kepada awak kapal dan orang- orang yang sedang bekerja diatas kapal AHT. Lewek Kea yang berhubungan dengan data yang diperlukan dan kebetulan penulis juga pernah bekerja di kapal tersebut. 2) Daftar pertanyaan (kuesioner) Yaitu pengumpulan data dengan cara membuat daftar pertanyaan tersebut kepada responden. 3) Observasi langsung Yaitu pengumpulan data dengan cara melakukan pengamatan semua aktivitas awak kapal untuk memperoleh kebenaran antara teori dengan kenyataan yang ada di lapangan sewaktu penulis masih bekerja diatas kapal AHT. Lewek Kea. b. Penelitian Kepustakaan (library research) Yaitu suatu penelitian yang dilakukan untuk memperoleh data sekunder yang dilakukan dengan cara membaca, mempelajari, dan mengutip buku-buku dalam bentuk teks book, jurnal, brosur, dan sumber tertulis lainnya serta materi perkuliahan di Sekolah Tinggi Manajemen Transpor Trisakti yang didalamnya penulis mendapatkan teori-teori guna dapat memudahkan penulis dalam penyusunan skripsi ini. 4. Metode Analisis Data Metode yang digunakan adalah menggunakan teknik statistik yaitu menggunakan analisis-analisis regresi linear sederhana, koefisien korelasi, koefisien penentu dan pengujian hipotesis. a. Analisis Koefisien Korelasi Teknik analisis koefisien korelasi adalah analisis yang digunakan untuk mengetahui ada tidaknya dan kuat tidaknya hubungan antara disiplin dengan kinerja kerja karyawan (J. Supranto, 1996 : 142 – 146). Adapun persamaan Koefisien Korelasi, yaitu : Dimana : r = analisis korelasi n = banyaknya observasi (sampel) X = variabel independen Y = variabel dependen Kesimpulan : r (-1 < r < 1) a. Jika r = 0 atau mendekati 0, maka hubungan antara variabel X dan Y sangat lemah atau tidak terdapat hubungan sama sekali b. Jika r = +1, maka hubungan antara X dan Y positif dan sangat kuat c. Jika r = -1 atau mendekati –1, maka hubungan antara X dan Y yang sangat kuat tetapi negatif. b. Koefisien Penentu Dengan persamaan sebagai berikut : Kp = r2 x 100% Fungsi dari koefisien penentu, yaitu : 1) Menentukan kelayakan penelitian menggunakan model koefisien korelasi, jika mendekati 1, maka layak digunakan jika 0, maka tidak layak digunakan 2) Menentukan peranan variabel independen mempengaruhi variabel dependen (%) c. Analisis Regresi Linear Sederhana Y = a + bX Nilai a dan b diperoleh dari : Dimana : Y = Variabel Terikat X = Variabel Bebas a = Bilangan konstanta b = Koefisien Regresi n = Jumlah Sampel d. Uji Hipotesis Uji hipotesis yang digunakan adalah uji satu arah, tahap-tahapnya adalah : 1) Hipotesis awal a) Ho :  = 0, tidak ada hubungan antara X dan Y b) Hi :  > 0, tidak ada hubungan antara X dan Y positif c) Ho :  < 0, tidak ada hubungan antara X dan Y negative 2) Rumus Uji Korelasi Dimana : thit = hasil perhitungan rhit = koefisien koreksi x dan y nhit = jumlah sample 3) Perbandingan t hitung dengan t tabel ttabel = ( = 0,05 ; df = n – 2) 4) Kesimpulan a) Jika thit > ttab artinya Ho ditolak dan Hi diterima, yang berarti ada hubungan yang signifikan antara disiplin dengan kinerja kerja awak kapal. b) Jika thit > ttab artinya Ho diterima dan Hi ditolak, yang berarti tidak ada hubungan yang signifikan antara disiplin dengan kinerja awak kapal E. Hipotesis Dalam penelitian ini penulis menggunakan hipotesis bahwa diduga adanya hubungan positif antara disiplin dengan kinerja awak kapal. Apabila kedisiplinan awak kapal baik, maka kinerja awak kapal akan meningkat. F. Sistematika Penulisan Untuk memudahkan dalam membaca dan memahami isi skripsi ini, maka penulis membagi menjadi 5 bab dengan urutan sebagai berikut : BAB I PENDAHULUAN Membahas tentang latar belakang masalah, perumusan masalah, tujuan dan manfaat penelitian, hipotesis, dan sistematika penulisan BAB II LANDASAN TEORI Bab ini menguraikan tentang pengertian manajemen, manajemen sumber daya manusia, pengertian disiplin, pengertian kinerja, faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja karyawan, peningkatan kinerja dan hubungan disiplin dengan kinerja karyawan. BAB III GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN Dalam bab ini dikemukakan mengenai sejarah singkat perusahaan Emas Offshore Pte Ltd dan kapal AHT. Lewek Kea, struktur organisasi dan manajemen, serta kegiatan usaha. BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN Dalam bab ini dikemukakan mengenai analisis disiplin kerja awak kapal, analisis kinerja awak kapal, dan analisis hubungan disiplin terhadap kinerja awak kapal. BAB V PENUTUP Dalam bab terakhir ini dikemukakan kesimpulan dan saran-saran dari hasil penelitian yang dilakukan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: