TUGAS MANDIRI SEMINAR HASAN AL HABSYI

NAMA : HASAN AL HABSYI

NIM :244308074

BAB I

PENDAHULUAN

 

 

  1. A.    Latar Belakang

Manusia sebagai makhluk individu dan sosial, dalam kehidupannya memiliki fungsi yang penting di dalam masyarakat.  Salah satu fungsi tersebut adalah manusia harus bekerja dalam memenuhi kebutuhannya yang beraneka ragam.  Bangsa Indonesia dengan jumlah penduduk yang sangat besar sudah seharusnya juga memiliki sumber daya manusia yang besar pula tidak saja dari segi kuantitas tetapi juga kualitasnya.  Pembangunan sumber daya manusia yang produktif sebagaimana yang dikehendaki oleh pembangunan Indonesia adalah manusia yang menghargai kerja sebagai pengabdian kepada Tuhan, berbudi luhur, cakap dan terampil, percaya pada kemampuan diri sendiri, dan memiliki semangat kerja yang tinggi, serta memandang hari esok dengan gairah yang optimis.

Kualitas suatu perusahaan sangat erat kaitannya dengan kualitas sumber daya manusia yang terdapat di dalam perusahaan itu sendiri. Oleh karena itu untuk meningkatkan perusahaan, maka sebuah perusahaan khususnya bagian personalia hendaknya harus lebih berhati-hati dalam menentukan atau menerima karyawan. Selain itu bagian personalia juga dituntut harus mengawasi dan mengatur sumber daya yang ada agar lebih optimal.

Salah satu masalah yang sering dihadapi oleh bagian personalia diantaranya adalah menyeleksi para calon awak kapal yang tepat dan siap pakai dan mengawasi awak kapal yang ada agar bekerja lebih produktif. Proses pengawasan dibidang sumber daya manusia sedapat mungkin dilakukan dengan jujur, cermat dan obyektif.

Untuk mengatasi hal tersebut maka perusahaan dalam hal ini PT. Pelayaran Millenium Inti  Samudera perlu mengadakan pendidikan dan pelatihan khusus awak kapal agar dapat bekerja lebih produktif. Pendidikan dan pelatihan adalah usaha pertama yang harus dilakukan oleh perusahaan untuk memiliki karyawan yang berkualitas dan kompeten yang akan menjabat serta mengerjakan jenis-jenis pekerjaan pada perusahaan tersebut, sehingga pelaksanaan pekerjaan akan dapat lebih berdaya guna.

   Masalah pelaksanaan pengawasan ini tidak boleh dilaksanakan secara asal-asalan, karena jika dilaksanakan secara asal-asalan akan berdampak negatif terhadap perusahaan, khususnya perusahaan angkutan laut, dimana seorang awak kapal akan menjadi seorang pelaksana dalam melaksanakan manajemen perusahaan pelayaran.

Perusahaan pelayaran merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa transportasi/angkutan laut. Perusahaan-perusahaan pelayaran harus memiliki, SDM yang handal dan siap pakai, pelayanan yang baik, aman dan kompetitif, menguasai dan menerapkan teknologi yang baru.

Dengan memperhatikan latar belakang yang telah diuraikan di atas, maka penulis tertarik mengkaji lebih dalam dan mengemukakan dalam bentuk sebuah skripsi dengan judul : “ANALISIS KINERJA KERJA PERSONALIA LAUT TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA AWAK KERJA KAPAL PADA PT. PELAYARAN MILLENIUM INTI SAMUDERA  TAHUN 2008 ”.

  1. B.     Rumusan Masalah
    1. 1.      Identifikasi Masalah

Berdasarkan latar belakang masalah maka dapat diidentfikasi masalah :

  1. Para awak kapal terlambat masuk kerja
  2. Para awak kapal pulang cepat
  3. Komunikasi kerja yang kurang baik
  4. Kurang interaksi langsung antara atasan dan bawahan.
  5. Lingkungan ruang kerja yang diawasi terus menerus
  6. 2.      Batasan Masalah

Pokok pembahasan dalam penulisan karya ilmiah ini dibatasi masalah analisis kinerja personalia laut terhadap produktivitas kerja awak kapal pada PT. Pelayaran Millenium Inti Samudera Tahun 2008.

  1. 3.      Pokok Permasalahan

Mendasari hasil identifikasi dan pembatasan masalah maka dapat dirumuskan pokok permasalahan sebagai berikut :

  1. Bagaimana kinerja personalia laut pada PT. Pelayaran Millenium Inti Samudera Tahun 2008 ?
  2. Bagaimana tingkat produktivitas awak kapal pada PT. Pelayaran Millenium Inti Samudera Tahun 2008 ?
  3. Bagaimana pengaruh kinerja personalia laut terhadap produktivitas kerja awak kapal pada PT. Pelayaran Millenium Inti Samudera Tahun 2008 ?

 

 

 

  1. C.    Tujuan dan Manfaat Penelitian
    1. 1.      Tujuan Penelitian
      1. Untuk mengetahui kinerja personalia laut pada PT. Pelayaran Millenium Inti Samudera Tahun 2008.
      2. Untuk mengetahui tingkat produktivitas kerja awak kapal pada PT. Pelayaran Millenium Inti Samudera Tahun 2008.
      3. Untuk mengetahui pengaruh kinerja personalia laut terhadap produktivitas kerja awak kapal pada PT. Pelayaran Millenium Inti Samudera Tahun 2008.

 

  1. 2.      Manfaat penelitian
    1. a.      Bagi Penulis

Untuk menambah pengetahuan dan wawasan penulis khususnya tentang pengaruh kinerja kerja personalia laut terhadap produktivitas kerja awak kapal pada PT. Pelayaran Millenium Inti Samudera Tahun 2008. sekaligus sebagai syarat akademik untuk mendapatkan gelar Sarjana Ekonomi (SE) pada Sekolah Tinggi Manajemen Transpor Trisakti.

 

  1. b.      Bagi Perusahaan

Sebagai salah satu bahan masukan dan pertimbangan untuk PT. Pelayaran Millenium Inti Samudera Tahun 2008.

 

  1. c.       Bagi STMT Trisakti

Sebagai sumbangan pemikiran yang dapat dipergunakan oleh kalangan akademisi untuk dijadikan bahan referensi dan untuk dikritisi.

 

 

  1. D.    Metodologi Penelitian
    1. 1.      Jenis dan Sumber Data

Jenis data dari penelitian ini adalah data kualitatif berdasarkan hasil survey melalui kuesioner dan data kuantitas merupakan skor dari data kualitatif. Sedangkan data yang digunakan adalah data primer dengan penyebaran kuesioner di lapangan.

 

  1. 2.      Populasi dan Penentuan Sampel

Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas obyek / subyek yang mempunyai kuantitas dan karateristik tertentu yang diterapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya. Sugiyono (2005 : 55). Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan PT. Pelayaran Millenium Inti Samudera Tahun 2008  Jakarta pada tahun 2008 yaitu 100 orang.

Sampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi tersebut. Sugiyono (2005 : 56). Jumlah sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah 30 orang dengan taraf kesalahan 5 %.

 

  1. 3.      Metode Pengumpulan Data
    1. a.      Riset Kepustakaan (Library Research)

Guna menghadapi data yang ada, penulis menggunakan beberapa literatur, text book dan buku-buku lain yang berkaitan dengan penelitian untuk mendapatkan data sekunder.

 

 

 

  1. b.      Riset Lapangan (Field Research)

Metode penelitian ini dilakukan untuk mendapatkan data yang diperlukan secara langsung dari obyek penelitian atau perusahaan yang diteliti.

Dalam memperoleh data tersebut penulis menggunakan beberapa teknik pengumpulan data yaitu :

1)      Pengamatan secara langsung (Observation)

2)      Secara Wawancara (Interview)

Dilakukan secara lisan kepada pihak-pihak yang berwenang dalam memberikan data dan keterangan-keterangan yang berhubungan dengan masalah yang  akan dibahas.

3)      Kuesioner

Kuesioner merupakan teknik pengumpulan data yang dilakukan untuk mendapatkan data primer dengan cara memberikan seperangkat pertanyaan tertulis kepada karyawan. Skala pengukuran kuesioner  berdasarkan skala Likert, memberikan bobot setiap jawaban yang diberikan responden. Istijanto (2005 : 81).  Adalah sebagai berikut :

 

SS                    (Sangat setuju)                        bobot nilai = 5

S                      (Setuju)                                   bobot nilai = 4

RR                   (Ragu-ragu)                             bobot nilai = 3

TS                    (Tidak setuju)                          bobot nilai = 2

STS                 (Sangat tidak setuju)               bobot nilai = 1

 

 

  1. 4.      Metode Analisis Data

Metode yang digunakan penulis dalam menyusun skripsi ini adalah metode deskriptif analisis, yaitu meneliti fenomena yang sedang terjadi dengan mengumpulkan data yang aktual dan menglahnya serta melakukan analisis data, sehingga akhirnya dihasilkan suatu kesimpulan.

Adapun metode analisis yang digunakan adalah :

  1. a.      Analisis Regresi Linear Sederhana

Untuk menganalisis data dari dua variabel berbeda fungsi, dimana data pertama sebagai variabel bebas (kinerja personalia) dan data kedua sebagai variabel terikat (produktivitas kerja awak kapal), maka digunakan analisis statistik. J. Supranto (2001 : 207).

Persamaan garis regresi linear :

Y  = a + b X

a =      

b =

dimana :

X   : Variabel Bebas

Y   : Variabel Terikat

a    : Bilangan Konstanta

b    : Bilangan Regresi

n    : Jumlah Observasi / Pengukuran

 

 

  1. b.      Analisis Koefisien Korelasi

Suatu metode untuk mengetahui apakah variabel X dan variabel Y mempunyai hubunga atau tidak. J. Supranto (2001 : 208)

Rumus :

r =

1)      Jika r = +1 atau mendekati 1, berarti hubungan antara variabel X dan Y sangat kuat dan positif.

2)      Jika r = 0 atau mendekati 0 berarti tidak ada hubungan antara variabel  X dan Y, atau hubungan sangat lemah sekali.

3)      Jika r = -1 atau mendekati –1, berarti hubungan antara varaibel X dan Y yang sangat kuat, tapi negatif.

 

Tabel I.1

Koefisien Korelasi dan Taksiran

Koefisien Korelasi (r)

Interpretasi

0,00 – 0,199

0,20 – 0,399

0,40 – 0,599

0,60 – 0,799

0,80 – 0,999

1

Sangat Lemah

Lemah

Cukup Kuat

Kuat

Sangat Kuat

Sempurna

Sumber : Sugiyono

 

  1. c.       Analisis Koefisien Penentu

Langkah ini diambil guna melihat kontribusi atau pengaruh variabel X terhadap variabel Y.  J. Supranto (1995: 212).

Rumus :

Kp = r2 x 100%.

 

  1. d.      Analisis Uji Hipotesis

1)      Hipotesis Awal

H0 : r = 0, tidak ada hubungan antara variabel X dan Y

H1 : r > 0, ada hubungan antara variabel X dan Y yang signifikan  atau positif.

2)      Rumus Uji Hipotesis menurut Sugiyono (2005 : 215)

 

3)      Membandingkan hasil observasi dengan tabel

thit = ttabel (a = 5 % dan df = n – 2)

4)      Kesimpulan

Jika thit < ttabel  maka, Ho = diterima artinya tidak ada hubungan signifikan antara variabel X dan Y.

Jika thit > ttabel  maka, Ho = ditolak artinya ada hubungan signifikan antara variabel X dan Y.

 

  1. E.     Hipotesis

Hipotesis atau jawaban sementara yang didapat dari penelitian ini adalah diduga ada hubungan positif antara kinerja personalia (variabel X) dan produktivitas kerja awak kapal (variabel Y) pada  PT. Pelayaran Millenium Inti Samudera Tahun 2008.

 

  1. F.     Sistematika Penulisan Skripsi

Sebagai gambaran umum dalam penulisan skripsi ini maka penulis menyusun suatu sistematika dalam bentuk garis besarnya sebagai berikut :

BAB  I        PENDAHULUAN

                     Dalam bab ini menguraikan latar belakang masalah, perumusan masalah, tujuan dan manfaat penelitian, hipotesis, metodologi penelitian, dan sistematika penulisan skripsi.

 

BAB  II       LANDASAN TEORI

Dalam bab ini akan dikemukakan beberapa teori yang secara langsung berkaitan dengan masalah penelitian sehingga dapat mendukung pemecahan dalam rangka pencapaian tujuan penelitian.

BAB  III     GAMBARAN UMUM PT. PELAYARAN MILLENIUM INTI SAMUDERA

                     Dalam bab ini menguraikan sejarah singkat perusahaan, organisasi dan manajemen perusahaan, serta kegiatan usaha.

 

BAB  IV     ANALISIS DAN PEMBAHASAN

                     Dalam bab ini dibahas seberapa besar gaya kepemimpinan akan berpengaruh terhadap produktivitas kerja karyawan

 

BAB   V       PENUTUP

Bab ini merupakan bab terakhir, yaitu kesimpulan dari bab IV serta penyampaian saran-saran oleh penulis kepada PT. Pelayaran Millenium Inti Samudera yang mungkin bermanfaat.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: