TUGAS MANDIRI: MADISAMU SAMIU (NIM: 244308064)

TUGAS MANDIRI
DI SUSUN OLEH MADISAMU SAMIU (NIM: 244308064)

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Kualitas suatu perusahaan sangat erat kaitannya dengan kualitas sumber daya manusia yang terdapat di dalam perusahaan itu sendiri. Oleh karena itu untuk meningkatkan kualitas manusianya, maka sebuah perusahaan hendaknya perlu memberikan karyawannya motivasi. Motivasi sangat berperan dalam menggerakkan segala daya potensi manusia yang ada ke arah pemanfaatan yang optimal, Sehingga tujuan organisasi tercapai. Hal penting yang harus disadari oleh setiap organisasi atau perusahaan adalah mengetahui bahwa setiap karyawan yang bekerja digerakkan oleh suatu motif, yang pada dasarnya bersumber pada berbagai macam kebutuhan pokok individual.
Dalam mencapai suatu keberhasilan harus melalui kerja keras dari seluruh individu yang terlibat di dalam perusahaan, sehingga keberhasilan perusahaan dalam mencapai tujuannya merupakan hasil kerja keras dari seluruh individu yang terlibat di dalam perusahaan, baik secara langsung maupun tidak langsung dengan didukung oleh faktor-faktor penunjang seperti mesin, peralatan, perencanaan, informasi, metode, dan program yang diterapkan di dalam perusahaan.
Konsep wawasan nusantara yang merupakan wilayah kelautan dan daratan secara ideologi politis telah diterapkan dalam deklarasi Juanda tahun 1960.
Dalam rangka mengoptimalkan peranan maritim dalam kehidupan negara maka perlu pembangunan di pesisir yang memiliki potensi sumber daya dengan tingkat keanekaragaman hayati tersebut di dunia, berpeluang untuk dikembangkan menjadi sektor unggulan guna menyokong kegiatan pembangunan nasional.
Selain itu mekanisme manajemen pelabuhan juga sangatlah diperlukan agar menajadi sebuah tatanan yang baik serta teratur, berjalan sesuai dengan tujuan bersama, baik itu pengelola jasa maupun penggunanya. Manajemen pelabuhan tersebut harus ada keberadaannya, karena tidak mungkin sebuah pelabuhan yang di kelola tidak mempunyai tatanan atau aturan demi tercapainya suatu harapan yang lebih baik. Landasan konsepsional pelayanan pelabuhan adalah adanya suatu manajemen yang baik agar dapat tercapainya tujuan secara maksimal.
Sesuai dengan hal tersebut di atas, maka penulis tertarik mengambil judul: ”PERANAN MEKANISME KERJA MANAJEMEN TERHADAP PELAYANAN PELABUHAN KHUSUSNYA DI PELABUHAN TANJUNG PRIOK JAKARTA TAHUN 2008“

B. Perumusan Masalah
1. Identifikasi Masalah
Berdasarkan uraian yang telah dikemukakan pada latar belakang masalah, adapun identifikasi masalahnya adalah :
a. Pendekatan konsepsional pelayanan pelabuhan
b. Kondisi Pelabuhan Nusantara dewasa ini
c. Konsep pelayanan pelabuhan
d. Hambatan-hambatan dalam pelaksanaan pelayanan pelabuhan

2. Batasan Masalah
Agar tidak meluasnya permasalahan yang dihadapi, penulis membatasi masalah penulisan, yaitu hanya pada masalah “Mekanisme Manajemen Kepelabuhan Dengan Pelayanan Pelabuhan Pada Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta Tahun 2008.

3. Pokok Permasalahan
a. Bagaimana mekanisme manajemen kepelabuhan pada Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta Tahun 2008 ?
b. Bagaimana pelayanan pelabuhan pada Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta Tahun 2008 ?
c. Bagaimana hubungan antara mekanisme manajemen kepelabuhan dengan pelayanan pelabuhan pada pelabuhan Tanjung Priok Jakarta Tahun 2008 ?

C. Tujuan dan Manfaat Penelitian
1. Adapun tujuan penelitian adalah sebagai berikut :
a. Untuk mengetahui mekanisme manajemen kepelabuhan pada Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta Tahun 2008.
b. Untuk mengetahui pelayanan pelabuhan pada Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta Tahun 2008.
c. Untuk mengetahui sejauh mana hubungan antara mekanisme manajemen kepelabuhan dengan pelayanan pelabuhan pada Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta Tahun 2008.

2. Manfaat Penelitian :
a. Bagi Penulis.
Kegunaan penelitian ini adalah untuk menambah wawasan penulis mengenai hubungan mekanisme manajemen kepelabuhan dengan pelayanan pelabuhan, sekaligus sebagai syarat untuk memperoleh gelar sarjana ekonomi pada Sekolah Tinggi Manajemen Transpor Trisakti.
b. Bagi Perusahaan.
Sebagai bahan masukan (input) untuk membentuk kebijakan-kebijakan pada masa mendatang.
c. Bagi STMT Trisakti dan Masyarakat.
Sebagai informasi tambahan bagi mahasiswa dan masyarakat mengenai mekanisme manajemen kepelabuhan dengan pelayanan pelabuhan pada Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta.

D. Hipotesis
Dalam penelitian ini penulis menggunakan hipotesis, diduga terdapat hubungan yang signifikan antara mekanisme manajemen kepelabuhan dengan pelayanan pelabuhan pada Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta Tahun 2008.

E. Metodologi Penelitian
Dalam mempersiapkan penulisan ini sangat diperlukan adanya data dan keterangan-keterangan, serta bahan-bahan yang ada hubungannya dengan masalah yang akan dibahas agar dapat diselesaikan dengan baik dan benar serta terjamin kebenarannya.
1. Jenis dan Sumber Data
Jenis data dalam penelitian ini adalah data kualitatif dalam bentuk angket dan data kuantitatif dalam bentuk skor dari jawaban angket. Sedangkan untuk sumber data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh melalui jawaban responden terhadap kuesioner atau angket.

2. Populasi dan Sampel
Populasi merupakan jumlah obyek secara keseluruhan atau generalisasi dari obyek atau subyek yang memiliki kuantitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh si peneliti untuk dipelajari dan diambil kesimpulannya. Adapun populasi data dalam penelitian ini adalah para pengguna jasa pelabuhan.
Sampel (J. Supranto 2001:87) adalah bagian dari populasi atau bagian dari karakteristik yang dimiliki oleh populasi. Adapun sampel yang diambil adalah sebanyak 30 orang. Cara pengambilan sampel menggunakan metode acak sederhana (J. Supranto 2001:116) yaitu penarikan sampel dimana pemilihan elemen-elemen populasinya dilakukan sedemikian rupa sehingga setiap elemen mempunyai kesempatan yang sama untuk dipilih.

3. Metode Pengumpulan Data
a. Riset Lapangan (Field Research)
Adalah suatu penelitian yang dilakukan secara langsung ke tempat penelitian, yaitu Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta Tahun 2008.
Penelitian objek dilakukan dengan cara :
1) Pengamatan secara langsung (Observasi).
2) Melakukan wawancara (Interview).
Wawancara dilakukan melalui tanya jawab langsung dengan kepala dan para karyawan yang berhubungan.
3) Survey melalui kuisioner.
Dilakukan dengan cara pemberian langsung angket penelitian (kuesioner) langsung diberikan pada petugas. Setelah selesai angket tersebut diambil kembali.

b. Penelitian Kepustakaan (Library Research)
Penelitian riset kepustakaan ini ditujukan mencari landasan teori yang berhubungan dengan penyusunan skripsi dengan membaca buku-buku referensi dan bahan-bahan kuliah yang ada hubungannya dengan masalah yang dibahas. Metode ini dimaksudkan untuk memperoleh pengertian secara teoritis sebagai bahan yang mendasari pengumpulan data di lapangan serta analisis yang dilakukan.

4. Metode Analisis Data
Metode yang digunakan dalam menganalisis data adalah :
a. Metode Deskriptif Kualitatif
Metode ini digunakan untuk mengevaluasi dan menganalisis mekanisme manajemen kepelabuhan dengan pelayanan pelabuhan yang dibandingkan dengan permasalahan yang dibahas, akan disajikan dalam bentuk tabel dan prosentase.

b. Metode Deskriptif Kuantitatif
Untuk menganalisis data yang diperoleh dalam penyusunan skripsi ini penulis menggunakan metode analisis data statistik (metode statistik), dimana data yang digunakan diperoleh dari hasil kuisioner. Untuk memudahkan dalam melakukan analisis data, penulis menggunakan tabel skor sakal Likert. Sedangkan untuk mengukur setiap jawaban responden digunakan 5 anak tangga. Menurut J. Supranto (1997:240) format Likert dirancang untuk memungkinkan responden menjawab dalam berbagai tingkatan pada setiap butir yang diuraikan. Untuk kuisioner mekanisme manajemen kepelabuhan diberi 5 penilaian skor atau bobot sebagai berikut :
1) Jawaban Sangat Penting (SP) diberi skor 5
2) Jawaban Penting (P) diberi skor 4
3) Jawaban Cukup Penting (CP) diberi skor 3
4) Jawaban Tidak penting (TP) diberi skor 2
5) Jawaban Sangat Tidak Penting (STP) diberi skor 1
Sedangkan untuk kuisioner pelayanan pelabuhan diberi 3 penilaian atau bobot sebagai berikut :
1) Jawaban Sangat Baik (SB) diberi skor 5
2) Jawaban Baik (B) diberi skor 4
3) Jawaban Cukup Baik (CB) diberi skor 3
4) Jawaban Tidak Baik (TB) diberi skor 2
5) Jawaban Sangat Tidak Baik (STB) diberi skor 1
Sesuai dengan peruntukannya, model-model statistik yang digunakan untuk menganalisis data adalah :
1) Analisis Regresi Linear Sederhana
Yaitu pencarian bentuk persamaan keterkaitan antara kedua variabel yang dinyatakan dengan rumus yang ditulis oleh J. Supranto (2001:178) yaitu sebagai berikut :
Y = a + bX
Untuk memperoleh nilai a dan b digunakan rumus :
a =
b =
dimana :
X : Variabel Bebas (Mekanisme Manajemen Kepelabuhan)
Y : Variabel Terikat (Pelayanan Pelabuhan)
a : Bilangan Tetap
b : Koefisien Regresi
n : Jumlah Responden

2) Analisis Koefisien Korelasi
Mencari korelasi (r) antara variabel mekanisme manajemen kepelabuhan (X) dan variabel pelayanan pelabuhan (Y). Untuk mencari besarnya (r) digunakan rumus yang ditulis oleh J. Supranto (2001 : 201) yaitu :
Dimana : r =
Keterangan :
r : Analisis Koefisiesn Korelasi
Dengan demikian apabila r = koefisien korelasi, maka nilai r dinyatakan sebagai berikut : -1 < r < +1, dengan ketentuan sebagai berikut :
a) Jika r = +1 atau mendekati 1, berarti hubungan antara variabel X dan Y sangat kuat dan positif.
b) Jika r = 0 atau mendekati 0 berarti tidak ada hubungan antara variabel X dan Y, atau hubungan sangat lemah sekali.
c) Jika r = -1 atau mendekati –1, berarti hubungan antara varaibel X dan Y yang sangat kuat, tapi negatif.

Koefisien Korelasi dan Taksiran
Interval Interpretasi

0,00 – 0,199
0,20 – 0,399
0,40 – 0,599
0,60 – 0,799
0,80 – 0,999
Sangat Lemah
Lemah
Cukup Kuat
Kuat
Sangat Kuat
Sumber : Metode Penelitian (Sugiono, 2005:214)

3) Analisis Koefisien Penentu (Kp)
Langkah ini diambil guna melihat kontribusi atau pengaruh mekanisme manajemen kepelabuhan (variabel X) terhadap pelayanan pelabuhan (variabel Y) Sumber: (J. Supranto, 2001: 212).
Rumus :
Kp = r2 x 100%.

4) Uji Hipotesis
Pengujian hipotesis dilakukan dengan cara membandingkan nilai thitung dan ttabel
Dalam hubungan ini :
a) Jika Ho :  = 0 tidak ada hubungan yang signifikan antara X dan Y.
b) Jika Hi :   0 ada hubungan yang signifikan antara X dan Y.
c) Mencari thitung = thit  thit =
d) Unttuk mencari ttabel digunakan tabel distribusi t pada  = 0,05 ; df = n – 2
e) Kesimpulan
Jika thit ttabel
Hi = diterima  ada hubungan X dan Y signifikan.

F. Sistematika Penulisan
Agar mendapatkan atau gambaran singkat mengenai materi yang akan dibahas, dalam penulisan skripsi ini, dan sistematika penulisan sebagai berikut :
BAB I PENDAHULUAN
Dalam bab ini menguraikan latar belakang masalah, perumusan masalah, tujuan dan manfaat penelitian, metodologi penelitian, hipotesis, dan sistematika penulisan skripsi.
BAB II LANDASAN TEORI
Dalam bab ini akan diuraikan tentang pengertian manajemen kepelabuhan, pengertian pelabuhan, pengertian pelayanan, pengertian hubungan mekanisme manajemen kepelabuhan dengan pelayanan pelabuhan.
BAB III GAMBARAN UMUM PELABUHAN TANJUNG PRIOK
Dalam bab ini menguraikan sejarah singkat perusahaan, organisasi dan manajemen perusahaan, serta kegiatan usaha.
BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN
Dalam bab ini menguraikan analisis mekanisme manajemen kepelabuhan, analisis pelayanan pelabuhan, dan analisis hubungan antara mekanisme manajemen kepelabuhan dengan pelayanan pelabuhan.
BAB V PENUTUP
Bab ini merupakan bab terakhir, dalam bab penutup ini kesimpulan dan saran-saran.

Advertisements

Tags:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: