heri Purwanto (Nim : 244308063)

Keyword

Mode

Expanded Search (for Free text search only)

How to Search ? – Advanced Search

Detail Collection

________________________________________

ITS » Master Theses » Tek. Teknik Transportasi Kelautan – S2

Posted by ida at 22/12/2006 16:53:11 • 8381 Views

Nama : Heri Purwanto ( NIM : 244308063 )

Tugas Mandiri seminar “ MASALAH TRANSPORTASI Laut “

JUDUL :

KAJIAN PENGARUH FAKTOR EKSTERNAL PADA RFR ( Required Freight Rate) JASA TRANSPORTASI PENYEBERANGAN KETAPANG – GILIMANUK

THE STUDY OF EXTERNALITY FACTOR INFLUENCE TO RFR {Required Freight Rate) OF KETAPANG-GILIMANUK CROSSING TRANSPORTATION SERVICE

Created by Irma Rustini A

Subject: Lalu Lintas Air

Keyword: Biaya Internal

Biaya Ekstemal

RFR (Required Freight Rate

)

Metode Stated Preference.

[ Description ]

A. Latar Belakang Masalah

Jasa angkutan penyeberangan merupakan sarana transportasi pemindahan barang dan penumpang antar pulau yang mengalami peningkatan sejalan dengan meningkatnya jumlah penduduk. Namun perusahaan-perusahaan angkutan penyeberangan terancam bangkrut disebabkan oleh meningkatnya biaya operasional sedangkan pendapatan relatif tetap. Melihat kenyataan tersebut maka perlu dilakukan kajian yang lebih lanjut untuk mengetahui berapa besar tarif yang dikehendaki perusahaan-perusahaan tersebut yang sebenarnya. Tarif ini disebut dengan RFR {Required Freight Rate). Perhitungan RFR (Required Freight Rate) ini menyertakan unsur eksternalitas yang pada umumnya belum termasuk dalam perhitungan biaya operasional per tahunnya, sehingga biaya operasional kapal terdiri dari biaya internal dan biaya eksternal. Metode yang digunakan untuk menghitung biaya eksternal ini adalah metode Stated Preference yaitu dengan menggunakan kuesioner sebagai alat pengambilan datanya. Hasil dari penelitian ini adalah nilai RFR untuk penumpang adalah berkisar antara Rp 1.879,- hingga Rp 8.725,- sedangkan nilai RFR untuk kendaraan dan barang adalah berkisar antara Rp 10.769,- – Rp 40.744,-. Faktor eksternal belum berpengaruh pada RFR penyeberangan Ketapang-Gilimanuk. Katakunci : Biaya Internal, Biaya Ekstemal, RFR (Required Freight Rate,), Metode Stated Preference.

Alt. Description

Crossing transportation service is an inter island goods and passengers removal means which experienced such an improvement in line with the increasing number of population. However, nowadays, many crossing transportation companies has threatened by bankruptcy which caused by the increasing number of the operational costs while their revenue is relatively constant. Considering the fact mentioned above, it seems that we need to conduct a further study that aimed to identify how much the fee or tariff that those crossing transportation companies are really preferred. Such tariff called the RFR {Required Freight Rate). The RFR {Required Freight Rate) calculation includes the externality element which is generally haven’t included in per year operational costs calculation, yet. Therefore, the ship operational costs would include those costs and external costs. The method applied to calculate such operational costs is the Stated Preference method by using questionnaires as the data generating tool. This study result indicated that RFR value of passengers is about Rp 1.879,-to Rp 8.725,- while the RFR value for vehicles and goods are about Rp 10.769,- to Rp 40.744,-. There is nothing externality factor that affecting the RFR, yet.

Contributor : Ir. Setijoprajudo, M.SE

Soebagyo, SE

Date Create : 22/12/2006

Type : Text

Format : pdf ; 48 pages

Language : Indonesian

Identifier : ITS-Master-3100003018397

Collection ID : 3100002014748

Call Number : 388.049 Irm k

Source :

Theses Marine Engineering RT 388.049 Irm k, 2001

Coverage :

ITS Company

Rights :

Copyright @2005 by ITS Library. This publication is protected by copyright and permission should be obtained from the ITS Library prior to any prohibited reproduction, storage in a retrievel system, or transmission in any form or by any means, electronic, mechanical, photocopying, recording, or likewise. For information regarding permission(s), write to ITS Library

[ Links for download – Member Only ]

1. ITS-Master-147-4199202002-its-judul.pdf – 1250 KB

2. ITS-Master-147-4199202002-its-bab1.pdf – 211 KB

3. ITS-Master-147-4199202002-its-bab2.pdf – 450 KB

4. ITS-Master-147-4199202002-its-bab3.pdf – 78 KB

5. ITS-Master-147-4199202002-its-bab4.pdf – 655 KB

6. ITS-Master-147-4199202002-its-babkesimp.pdf – 121 KB

7. ITS-Master-147-4199202002-its-lampiran.pdf – 1149 KB

10 Similar Document…

• SISTEM KENDALI LALU LINTAS KAPAL UNTUK MENCAPAI KESELAMATAN NAVIGASI DI PELABUHAN TANJUNG PERAK SURABAYA

10 Related Document…

• KAJIAN TERHADAP PERILAKU DAN KEPUASAN PENUMPANG KAPAL FERRY CEPAT AMBULU RUTE SURABAYA-BANJARMASIN

• SIMULASI ANTRIAN KENDARAAN RODA EMPAT SEBELUM MASUK KAPAL PADA PENYEBERANG AN KETAPANG – GILIMANUK DI BANYUWANGI

• STUDI OPTIMASI SISTEM OPERASI PELABUHAN PENYEBERANGAN PENAJAM-SOMBER PROPINSI KALIMANTAN TIMUR

• PENGARUH KAPET TERHADAP SISTEM TRANSPORTASI LAUT STUDI KASUS KAPET MBAY NTT

• STUDI PENENTUAN TARIP OPTIMAL ANGKUTAN LAUT DIKABUPATEN MALUKU TENGGARA BARAT

• PERENCANAAN SISTEM TRANSPORTASI LAUT DI KABUPATEN BURU

• ANALISA TEGANGAN KRITIS STRUKTUR GIRDER DAN PENYANGGA GOLIATH CRANE DI PT PAL SURABAYA DENGAN METODE ELEMEN HINGGA (Finite Element Method)

• KAJIAN PERENCANAAN DISTRIBUSI LNG DARI PULAU KALIMANTAN KE PULAU JAWA

• MODEL AGREGAT PENGEMBANGAN ARMADA KAPAL TANKER DAN ANALISIS DAMPAK KINERJA KORPORAT : STUDI KASUS ANGKUTAN PRODUK MINYAK OLEH PERUSAHAANPELAYARANDI INDONESIA

B. Perumusan Masalah

1. Identifikasi Masalah

Seperti telah diuraikan diatas dimana kapal merupakan salah satu sarana pendukung tranportasi laut khususnya di Indonesia. Kelancaran aktifitas kelancaran bongkar muat barang maupun penumpang maka dapat dijadikan ukuran system kepelabuahan efektif dan efisien.

a. Banyaknya biaya operasional dibandingkan produktivitas jumlah muatan Barang maupun penumpang terhadap kapal

b. Kapal memiliki keunggulan dari segi efisiensi waktu dalam pelaksanaan bongkar muat , tingkat Effective Time di pelabuhan tinggi dibandingkan dengan ringkat Idle Timenya

c. Faktor alam, SDM, sarana dan prasarana di pelabuhan harus turut mendukung proses bongkar muat barang maupun penumpang.

2. Pembatasan Masalah.

Batasan masalah dalam kajian ini adalah mengukur banyaknya biaya operasianoal dengan produktifitas terhadap perusahaan pelayaran terhadap kapal penyeberangan kushusnya pelabuahan ketapang – Gilimanuk

3. Pokok Permasalahan

a Bagaimana system dan prosedur operasi bongkar muat di pelabuahan Ketapang – Gilimanuk

b. Berapa biaya operasional dan produktivita terhadap kapal di pelabuahan Ketapang – Gilimanuk

c Bagaimana peningkatan biaya tarif tiket terhadap kapal di suatu perusahaan pelayaran.

________________________________________

HELP US !

You can help us to define the exact keyword for this document by clicking the link below :

(Required , ) , Biaya , Biaya Ekstemal , Biaya Internal , Ekstemal , Freight , Internal , Metode , Metode Stated Preference. , Preference. , RFR , RFR (Required Freight Rate , Rate , Stated

________________________________________

[ Request this Collection ]

.: Back to Master Theses List

Visitor Hits : 9951175 times since December, 15 2006 • You are connected from 114.58.86.229

Copyright © ITS Library 2006 – All rights reserved.

Dublin Core Metadata Initiative and OpenArchives Compatible

developed by: hassane

Advertisements

Tags:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: