Tugas Seminar, Transportasi laut. Adiaksa. Bp3ip STMT11

Nama : Adiaksa

Tugas Seminar: Masalah Transportasi laut

Bp3ip STMT: Trisakti 11

PERBEDAAN PERENCANAAN PEMUATAN DENGAN REALISASI PEMUATAN MINYAK DI MT. KATOMAS PADA PT. PERTAMINA ( Persero ) DIREKTORAT PEMASARAN DAN NIAGA PERKAPALAN

A. Latar Belakang Masalah.
Sistem transportasi dan pengelolaannya memiliki sifat operasi jasa angkutan yang dapat di kelompokan ntara lain : tarnsportasi laut, darat dan udara. Bedasarkan penelolan yang tepat akan berbagai jenis taransportasi ini serta kemajuan industri dan teknologi maka transportasi telah menjadi suatu bidang yang dapat memberikan kepuasan kepada pelanggan suatu produk.
Pengelolaan jasa transportasi yang teratur dapat menjembatani pemindahan barang, orang antara suatu wilayah maupun atar negara, sehingga dapat menutupi kesenjangan produk anatara suatu wilayah ataupun atar Negara. Pada prinsipnya jasa transportasi dapat menciptakan nilai yang tinggi dari suatu produk dan sekaligus dapat menciptakan kegunaan tempat ( Place Utility ) dan kegunaan waktu. ( time Utility )
PT. PERTAMINA PERSERO PERKAPALAN adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang perkapalan , khusunya transportasi laut. Sebagai perusahaan yang bergerak dalam bidang transportasi laut PT. pertamina persero perkapalan sebagai badan usaha milik Negara ( BUMN ) yang di percaya oleh pemerintah untuk mengelola dan mendistribusikan minyak dari suatu wilayah ke wilayah lain di indonesia hinggan ke beberapa Negara menggunakan kapal- kapal milik Pt.pertamina perkapalan, pendistibusian minyak menggunakan kapal milik pt.prtamina untuk sekarang ini cukup baik, dan dalam pendistribusian harus didukung dangan suatu perecanaan yang baik

karena dengan perencanaan yang baik tidak akan terjadinya delay suatu kapal atau kapal tidak terlalu lama menunggu muatan, dermaga dalam melakukan kegiatan bongar muat.

Latar belakang masalah yang penulis kemukakan dalam penulisan ini ialah untuk mengetahui seberapa besar hubungan pemuatan minyak ( premium , kero , solar ) terhadap realisasi jumlah besarnya DWT kapal, oleh karena itu maka penulis tertarik untuk mengkaji lebih dalam dan mengemukakan dalam bentuk karya tulis ilmiah dengan judul : ‘ PERBEDAAN PERENCANAAN PEMUATAN DENGAN REALISASI PEMUATAN MINYAK DI MT. KATOMAS PADA PT. PERTAMINA ( Persero ) DIREKTORAT PEMASARAN DAN NIAGA PERKAPALAN JAKARTA TAHUN 2006 – 2008.

B. Perumusan Masalah
1. Identifikasi masalah
Adapun identifikasi masalah pada penelitian ini adalah :
a. Perencanaan pemuatan minyak dari shore ( kilang ) kadang berubah – ubah.
b. Masih kurangnya tenaga kerja ( SDM ) yang terampil dan berkualitas.
c. belum tepatnya waktu penyandaran dan wakru kegiatan bongkar muat.
d. Jumlah kapal milik PT. pertamina perkapalan yang masih kurang / di bandingkan dengan banyaknya kapal – kapal charter.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: