Posts Tagged ‘PROGRAM STUDI: S1 AP BP3IP’

TUGAS MANDIRI: MUH. KAMALUDDIN MAMBU (NIM: 244308053)

July 19, 2009

NAMA: MUH. KAMALUDDIN MAMBU (NIM: 244308053)
TUGAS MANDIRI

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Peran sektor transportasi sebagai urat nadi dalam pembangunan nasional membawa konsekuensi sektor transportasi merupakan bagian yang dominan dalam pembangunan di bidang politik, ekonomi, sosial, budaya dan pertahanan keamanan. Sejalan dengan perekonomian global, maka arus persaingan ekonomi menjadi sangat ketat, sebuah persaingan yang menuntut adanya proses bisnis yang cepat, aman dan efisien. Seluruh keterkaitan ini akan menjadi penentu dalam era perdagangan bebas pada abad ini.
Arus perdagangan internasional dinilai telah mencapai tahap yang baik, hal ini dikarenakan semakin banyak menyadari akan kepentingan pengangkutan melalui laut yang memanfaatkan beberapa fasilitasnya untuk mengangkut banyak muatan. Momentum ini sangat dimanfaatkan oleh beberapa instansi seperti perusahaan pelayanan, agen pelayaran serta perusahaan bongkar muat sehingga masing-masing instansi tersebut memberikan pelayanan yang terbaik pada pengguna jasa tersebut.
Dengan diberlakukannya otonomi daerah diberbagai tempat di seluruh pelosok negara kesatuan Republik Indonesia mendorong para pemimpin pemerintah daerah tingkat satu dan tingkat dua atau jajaran departemen pemerintah berlomba mencari investor untuk memberikan citra yang baik di mata masyarakat maupun dunia Internasional. Dukungan pemerintah dalam hal ini terkait dalam ruang lingkup Pertamina.
Pertamina memiliki peranan yang sangat strategis dan dalam skala bisnisnya sebagai penyalur tunggal bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia. Kegiatan Pertamina sebagian besar adalah pemenuhan bahan bakar minyak (BBM) di dalam negeri, sesuai dengan Keputusan Dirjen Minyak dan Gas Bumi UU/ No 8/ tahun 1971 untuk memperlancar perdagangan BBM ke seluruh tanah air diperlukan sarana transportasi, yang pemanfaatannya disesuaikan dengan situasi dan kondisi daerah yang membutuhkan bahan bakar minyak, seperti untuk armada transportasi laut diperlukan kapal tongkang atau kapal tanker dan untuk armada transportasi darat diperlukan mobil tangki.
Kegiatan peningkatan pelayanan kepada masyarakat dan dunia usaha khususnya di sektor BBM dan MIGAS, partisipasi Pertamina sangat diharapkan dan dapat diwujudkan dengan memberikan lampu hijau kepada pengusaha untuk mendirikan transportasi laut yaitu transportasi armada kapal tongkang minyak atau bunker service di perairan laut. Pertamina mengeluarkan ketentuannya Keputusan Dirjen Minyak dan Gas Bumi UU/ No 8 tahun 1971 yang dapat melayani dan mempercepat pelayanan bahan bakar minyak (BBM) untuk bunker kapal-kapal laut yang akan beroperasi di perairan Indonesia, baik kapal domestik dan kapal Internasional sehingga tidak perlu menunggu waktu yang lama untuk pengisian bahan bakar minyak atau bunker ke kapal.
Dengan kondisi tersebut Pertamina membuka peluang kepada pengusaha untuk menjadi rekanan mitra pertamina dan sebagai penyedia dan pemilik angkutan taransportasi laut yaitu armada kapal tongkang minyak.
Dalam kegiatan pengangkutan melalui laut tentu saja memiliki kendala-kendala dalam proses pengangkutannya dan salah satu kendala tersebut mungkin saja terkait dengan kinerja operasional perusahaan rekanan mitra Pertamina dalam mengelola dan mengurus armada kapal tongkangnya sebagai pemilik pada saat akan mengisi bahan bakar minyak atau bunker ke kapal-kapal laut.
Kualitas kinerja operasional pengusaha pemilik kapal tongkang minyak dapat di nilai dari tingkat pensuplaian bahan bakar minyak ke kapal harus tepat waktu dan tidak mengecewakan para pemilik kapal atau principal seperti kapal barang atau cargo, kapal penumpang dan kapal nelayan baik secara kualitas maupun kuantitasnya. Hal ini akan berpengaruh terhadap citra Indonesia, terlebih jika kapal yang akan di suplai adalah kapal yang berbendera asing atau kapal tamu negara seperti kapal perang, hal ini juga akan menjadi penilaian dunia Internasional. Apakah mereka sudah puas dengan pelayanan atau service yang telah diberikan oleh negara Indonesia khususnya pengusaha pemilik kapal tongkang minyak, seperti perusahaan PT. Pelayaran Millenium Inti Samudera.
Berdasarkan uraian diatas, maka penulis tertarik untuk memilih judul, yaitu PERANAN KAPAL TONGKANG MINYAK TERHADAP KINERJA OPERASIONAL PENGISIAN BAHAN BAKAR MINYAK DI PT. PELAYARAN MILLENIUM INTI SAMUDRA, sebagai judul skripsi dan topik penelitian yang akan dilaksanakan penulis.
B. Batasan Masalah
Dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat maka setiap perusahaan harus bersaing untuk memberikan kepuasan kepada pemilik kapal atau owner, dimana customer satisfaction adalah merupakan alat utama sebagai pendorong untuk bekerja dan memberikan pelayanan yang terbaik. Oleh karena itu setiap pengusaha, khususnya pengusaha kapal tongkang minyak menginginkan kegiatan usaha operasionalnya memiliki kinerja yang baik dan berkualitas.
Tuntutan-tuntutan seperti inilah yang harus dipenuhi oleh perusahaan. Dengan demikian penulis membatasi permasalahan yang akan diteliti, yaitu bagaimana peranan kapal tongkang minyak terhadap kinerja operasional PT. Pelayaran Millenium Inti Samudra dalam rangka memberikan pelayanan atau service kepada pemilik kapal laut (owner), khususnya dalam permintaan kebutuhan bahan bakar minyak (bunker) kapal yang melakukan pelayaran di perairan laut Indonesia.

C. Tujuan dan Manfaat Penelitian.

1. Tujuan penelitian

Adapun tujuan penelitian yang digunakan adalah sebagai berikut :

1. Untuk menjelaskan fungsi dan peranan kapal tongkang minyak dalam pengisian bahan bakar minyak bunker ke kapal laut.
2. Mengetahui cara atau teknis kapal laut untuk mendapatkan pengisian bahan bakar minyak bunker di perairan laut Indonesia.
3. Untuk mengetahui kinerja kerja operasional PT. Pelayaran Millenium Inti Samudra – Jakarta dalam melayani pengisian BBM atau bunker ke kapal laut.
4. Untuk mengetahui tata cara pengangkutan BBM untuk bunker ke kapal laut.
2. Manfaat Penelitian

Manfaat dari penelitian ini adalah :

1. Bagi Penulis

Dapat meningkatkan pemahaman dalam keterkaitannya antara penerapan teori yang telah didapat selama masa perkuliahan dengan praktek kerja di lapangan.

2. Bagi PT. Pelayaran Millenium Inti Samudra
Sebagai bahan informasi atau masukan kepada perusahaan yang diteliti untuk meningkatkan kualitas kinerja opersional dan pelayanan dalam memenuhi kebutuhan pemilik kapal atau owner yamg membutuhkan bahan bakar minyak.

3. Bagi Masyarakat
Dapat dijadikan bahan referensi bagi pengembangan ilmu pengetahuan khususnya di bidang manajemen dan sumbangan umum untuk dijadikan tambahan perbendaharaan kepustakaan bagi STMT TRISAKTI.

D. Metodologi Penelitian
Dalam penyusunan skripsi ini dipelukan data-data dan informasi. Data dan informasi diperoleh untuk menjamin objektifitas dan kebenaran melalui penelitian. Untuk mendukung penelitan ini penulis menggunakan metode sebagai berikut :
1. Metode Pengumpulan Data
Dalam penelitian ini penulis mengumpulkan data-data yang diperoleh melalui dokumen-dokumen dan laporan-laporan di perusahaan yang ada hubungannya dengan penelitian ini. Untuk memperoleh data yang diperlukan dalam penulisan, maka peneliti mengumpulkan data dengan cara :
a. Penelitian Lapangan (Field Research)
Digunakan untuk memperoleh data secara langsung dari responden yang dipilih. dengan cara melakukan peninjauan langsung ke obyek penelitian sehingga data yang penulis kumpulkan benar-benar sesuai dengan keadaan yang sebenar-benarnya pada saat penelitian berlangsung.

b. Dokumentasi (Library Research)
Data diperoleh berdasarkan sumber dari buku-buku, literatur-literatur, tulisan-tulisan, bahan perkuliahan, serta data dan informasi yang berhubungan dengan topik yang akan dibahas. Data yang dihasilkan dari riset kepustakaan ini merupakan data sekunder yang bersifat ilmiah dan teoritis yang digunakan sebagai landasan teori untuk data primer.

2. Motode Analisis Data
Dalam melakukan melakukan penelitian analisis data, penulis menggunakan metode deskriptif kualitatif, yaitu mengungkapkan gambaran tentang hal-hal yang terjadi dengan disertai data-data yang ada.

E. Sistematika Penyusunan Skripsi
Sebagai gambaran dari isi keseluruhan skripsi ini maka penulis akan menggunakan secara garis besar penjelasan dari tiap-tiap bab yang disusun dalam sistematika penulisan ini, yaitu sebagai berikut :
BAB I PENDAHULUAN
Pada bab ini dijelaskan latar belakang masalah, batasan masalah, tujuan dan manfaat penelitian, metodologi peenelitian dan sitematika penulisannya.

BAB II LANDASAN TEORI
Pada bab ini dijelaskan mengenai pengertian kapal tongkang minyak,
Menjalskan pengoperasian kapal tongkang minyak dalam prosedur pengisian bahan bakar minyak atau bunker ke kapal laut , menjelaskan penegertian bunker, menyebutkan jenis-jenis bahan bakar minyak kapal, menyebutkan komponen tongkang minyak, menyebutkan dokumen sertifikat kapal tongkang minyak dan tug boat, serta penjelasann perawatan dan pemeliharaan pada tongkang dan menjelaskan pengertian kinerja operasional.

BAB III TINJAUAN UMUM PT. PELAYARAN MILLENIUM INTI SAMUDRA
Pada bab ini diuraikan secara singkat gambaran umum PT. Pelayaran Millenium Inti Samudra, manajemen dan struktur organisasi perusahaan serta kegiatan usaha perusahaan

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN
Pada bab ini diuraikan daftar tarif harga bunker kapal bahan bakar minyak Pertamina, menjelaskan analisis harga penjualan bahan bakar minyak ke kapal dan menyebutkan aspek-aspek yang mempengaruhi dalam penjualan bahan bakar minyak

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN
Pada bab ini diuraikan kesimpulan dan saran yang merupakan uraian singkat yang diambil dari pembahasan dan penelitian serta sumbangan pemikiran yang didapat dari hasil penelitian.

Advertisements

TUGAS MANDIRI: MADISAMU SAMIU (NIM: 244308064)

July 17, 2009

TUGAS MANDIRI
DI SUSUN OLEH MADISAMU SAMIU (NIM: 244308064)

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Kualitas suatu perusahaan sangat erat kaitannya dengan kualitas sumber daya manusia yang terdapat di dalam perusahaan itu sendiri. Oleh karena itu untuk meningkatkan kualitas manusianya, maka sebuah perusahaan hendaknya perlu memberikan karyawannya motivasi. Motivasi sangat berperan dalam menggerakkan segala daya potensi manusia yang ada ke arah pemanfaatan yang optimal, Sehingga tujuan organisasi tercapai. Hal penting yang harus disadari oleh setiap organisasi atau perusahaan adalah mengetahui bahwa setiap karyawan yang bekerja digerakkan oleh suatu motif, yang pada dasarnya bersumber pada berbagai macam kebutuhan pokok individual.
Dalam mencapai suatu keberhasilan harus melalui kerja keras dari seluruh individu yang terlibat di dalam perusahaan, sehingga keberhasilan perusahaan dalam mencapai tujuannya merupakan hasil kerja keras dari seluruh individu yang terlibat di dalam perusahaan, baik secara langsung maupun tidak langsung dengan didukung oleh faktor-faktor penunjang seperti mesin, peralatan, perencanaan, informasi, metode, dan program yang diterapkan di dalam perusahaan.
Konsep wawasan nusantara yang merupakan wilayah kelautan dan daratan secara ideologi politis telah diterapkan dalam deklarasi Juanda tahun 1960.
Dalam rangka mengoptimalkan peranan maritim dalam kehidupan negara maka perlu pembangunan di pesisir yang memiliki potensi sumber daya dengan tingkat keanekaragaman hayati tersebut di dunia, berpeluang untuk dikembangkan menjadi sektor unggulan guna menyokong kegiatan pembangunan nasional.
Selain itu mekanisme manajemen pelabuhan juga sangatlah diperlukan agar menajadi sebuah tatanan yang baik serta teratur, berjalan sesuai dengan tujuan bersama, baik itu pengelola jasa maupun penggunanya. Manajemen pelabuhan tersebut harus ada keberadaannya, karena tidak mungkin sebuah pelabuhan yang di kelola tidak mempunyai tatanan atau aturan demi tercapainya suatu harapan yang lebih baik. Landasan konsepsional pelayanan pelabuhan adalah adanya suatu manajemen yang baik agar dapat tercapainya tujuan secara maksimal.
Sesuai dengan hal tersebut di atas, maka penulis tertarik mengambil judul: ”PERANAN MEKANISME KERJA MANAJEMEN TERHADAP PELAYANAN PELABUHAN KHUSUSNYA DI PELABUHAN TANJUNG PRIOK JAKARTA TAHUN 2008“

B. Perumusan Masalah
1. Identifikasi Masalah
Berdasarkan uraian yang telah dikemukakan pada latar belakang masalah, adapun identifikasi masalahnya adalah :
a. Pendekatan konsepsional pelayanan pelabuhan
b. Kondisi Pelabuhan Nusantara dewasa ini
c. Konsep pelayanan pelabuhan
d. Hambatan-hambatan dalam pelaksanaan pelayanan pelabuhan

2. Batasan Masalah
Agar tidak meluasnya permasalahan yang dihadapi, penulis membatasi masalah penulisan, yaitu hanya pada masalah “Mekanisme Manajemen Kepelabuhan Dengan Pelayanan Pelabuhan Pada Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta Tahun 2008.

3. Pokok Permasalahan
a. Bagaimana mekanisme manajemen kepelabuhan pada Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta Tahun 2008 ?
b. Bagaimana pelayanan pelabuhan pada Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta Tahun 2008 ?
c. Bagaimana hubungan antara mekanisme manajemen kepelabuhan dengan pelayanan pelabuhan pada pelabuhan Tanjung Priok Jakarta Tahun 2008 ?

C. Tujuan dan Manfaat Penelitian
1. Adapun tujuan penelitian adalah sebagai berikut :
a. Untuk mengetahui mekanisme manajemen kepelabuhan pada Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta Tahun 2008.
b. Untuk mengetahui pelayanan pelabuhan pada Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta Tahun 2008.
c. Untuk mengetahui sejauh mana hubungan antara mekanisme manajemen kepelabuhan dengan pelayanan pelabuhan pada Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta Tahun 2008.

2. Manfaat Penelitian :
a. Bagi Penulis.
Kegunaan penelitian ini adalah untuk menambah wawasan penulis mengenai hubungan mekanisme manajemen kepelabuhan dengan pelayanan pelabuhan, sekaligus sebagai syarat untuk memperoleh gelar sarjana ekonomi pada Sekolah Tinggi Manajemen Transpor Trisakti.
b. Bagi Perusahaan.
Sebagai bahan masukan (input) untuk membentuk kebijakan-kebijakan pada masa mendatang.
c. Bagi STMT Trisakti dan Masyarakat.
Sebagai informasi tambahan bagi mahasiswa dan masyarakat mengenai mekanisme manajemen kepelabuhan dengan pelayanan pelabuhan pada Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta.

D. Hipotesis
Dalam penelitian ini penulis menggunakan hipotesis, diduga terdapat hubungan yang signifikan antara mekanisme manajemen kepelabuhan dengan pelayanan pelabuhan pada Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta Tahun 2008.

E. Metodologi Penelitian
Dalam mempersiapkan penulisan ini sangat diperlukan adanya data dan keterangan-keterangan, serta bahan-bahan yang ada hubungannya dengan masalah yang akan dibahas agar dapat diselesaikan dengan baik dan benar serta terjamin kebenarannya.
1. Jenis dan Sumber Data
Jenis data dalam penelitian ini adalah data kualitatif dalam bentuk angket dan data kuantitatif dalam bentuk skor dari jawaban angket. Sedangkan untuk sumber data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh melalui jawaban responden terhadap kuesioner atau angket.

2. Populasi dan Sampel
Populasi merupakan jumlah obyek secara keseluruhan atau generalisasi dari obyek atau subyek yang memiliki kuantitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh si peneliti untuk dipelajari dan diambil kesimpulannya. Adapun populasi data dalam penelitian ini adalah para pengguna jasa pelabuhan.
Sampel (J. Supranto 2001:87) adalah bagian dari populasi atau bagian dari karakteristik yang dimiliki oleh populasi. Adapun sampel yang diambil adalah sebanyak 30 orang. Cara pengambilan sampel menggunakan metode acak sederhana (J. Supranto 2001:116) yaitu penarikan sampel dimana pemilihan elemen-elemen populasinya dilakukan sedemikian rupa sehingga setiap elemen mempunyai kesempatan yang sama untuk dipilih.

3. Metode Pengumpulan Data
a. Riset Lapangan (Field Research)
Adalah suatu penelitian yang dilakukan secara langsung ke tempat penelitian, yaitu Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta Tahun 2008.
Penelitian objek dilakukan dengan cara :
1) Pengamatan secara langsung (Observasi).
2) Melakukan wawancara (Interview).
Wawancara dilakukan melalui tanya jawab langsung dengan kepala dan para karyawan yang berhubungan.
3) Survey melalui kuisioner.
Dilakukan dengan cara pemberian langsung angket penelitian (kuesioner) langsung diberikan pada petugas. Setelah selesai angket tersebut diambil kembali.

b. Penelitian Kepustakaan (Library Research)
Penelitian riset kepustakaan ini ditujukan mencari landasan teori yang berhubungan dengan penyusunan skripsi dengan membaca buku-buku referensi dan bahan-bahan kuliah yang ada hubungannya dengan masalah yang dibahas. Metode ini dimaksudkan untuk memperoleh pengertian secara teoritis sebagai bahan yang mendasari pengumpulan data di lapangan serta analisis yang dilakukan.

4. Metode Analisis Data
Metode yang digunakan dalam menganalisis data adalah :
a. Metode Deskriptif Kualitatif
Metode ini digunakan untuk mengevaluasi dan menganalisis mekanisme manajemen kepelabuhan dengan pelayanan pelabuhan yang dibandingkan dengan permasalahan yang dibahas, akan disajikan dalam bentuk tabel dan prosentase.

b. Metode Deskriptif Kuantitatif
Untuk menganalisis data yang diperoleh dalam penyusunan skripsi ini penulis menggunakan metode analisis data statistik (metode statistik), dimana data yang digunakan diperoleh dari hasil kuisioner. Untuk memudahkan dalam melakukan analisis data, penulis menggunakan tabel skor sakal Likert. Sedangkan untuk mengukur setiap jawaban responden digunakan 5 anak tangga. Menurut J. Supranto (1997:240) format Likert dirancang untuk memungkinkan responden menjawab dalam berbagai tingkatan pada setiap butir yang diuraikan. Untuk kuisioner mekanisme manajemen kepelabuhan diberi 5 penilaian skor atau bobot sebagai berikut :
1) Jawaban Sangat Penting (SP) diberi skor 5
2) Jawaban Penting (P) diberi skor 4
3) Jawaban Cukup Penting (CP) diberi skor 3
4) Jawaban Tidak penting (TP) diberi skor 2
5) Jawaban Sangat Tidak Penting (STP) diberi skor 1
Sedangkan untuk kuisioner pelayanan pelabuhan diberi 3 penilaian atau bobot sebagai berikut :
1) Jawaban Sangat Baik (SB) diberi skor 5
2) Jawaban Baik (B) diberi skor 4
3) Jawaban Cukup Baik (CB) diberi skor 3
4) Jawaban Tidak Baik (TB) diberi skor 2
5) Jawaban Sangat Tidak Baik (STB) diberi skor 1
Sesuai dengan peruntukannya, model-model statistik yang digunakan untuk menganalisis data adalah :
1) Analisis Regresi Linear Sederhana
Yaitu pencarian bentuk persamaan keterkaitan antara kedua variabel yang dinyatakan dengan rumus yang ditulis oleh J. Supranto (2001:178) yaitu sebagai berikut :
Y = a + bX
Untuk memperoleh nilai a dan b digunakan rumus :
a =
b =
dimana :
X : Variabel Bebas (Mekanisme Manajemen Kepelabuhan)
Y : Variabel Terikat (Pelayanan Pelabuhan)
a : Bilangan Tetap
b : Koefisien Regresi
n : Jumlah Responden

2) Analisis Koefisien Korelasi
Mencari korelasi (r) antara variabel mekanisme manajemen kepelabuhan (X) dan variabel pelayanan pelabuhan (Y). Untuk mencari besarnya (r) digunakan rumus yang ditulis oleh J. Supranto (2001 : 201) yaitu :
Dimana : r =
Keterangan :
r : Analisis Koefisiesn Korelasi
Dengan demikian apabila r = koefisien korelasi, maka nilai r dinyatakan sebagai berikut : -1 < r < +1, dengan ketentuan sebagai berikut :
a) Jika r = +1 atau mendekati 1, berarti hubungan antara variabel X dan Y sangat kuat dan positif.
b) Jika r = 0 atau mendekati 0 berarti tidak ada hubungan antara variabel X dan Y, atau hubungan sangat lemah sekali.
c) Jika r = -1 atau mendekati –1, berarti hubungan antara varaibel X dan Y yang sangat kuat, tapi negatif.

Koefisien Korelasi dan Taksiran
Interval Interpretasi

0,00 – 0,199
0,20 – 0,399
0,40 – 0,599
0,60 – 0,799
0,80 – 0,999
Sangat Lemah
Lemah
Cukup Kuat
Kuat
Sangat Kuat
Sumber : Metode Penelitian (Sugiono, 2005:214)

3) Analisis Koefisien Penentu (Kp)
Langkah ini diambil guna melihat kontribusi atau pengaruh mekanisme manajemen kepelabuhan (variabel X) terhadap pelayanan pelabuhan (variabel Y) Sumber: (J. Supranto, 2001: 212).
Rumus :
Kp = r2 x 100%.

4) Uji Hipotesis
Pengujian hipotesis dilakukan dengan cara membandingkan nilai thitung dan ttabel
Dalam hubungan ini :
a) Jika Ho :  = 0 tidak ada hubungan yang signifikan antara X dan Y.
b) Jika Hi :   0 ada hubungan yang signifikan antara X dan Y.
c) Mencari thitung = thit  thit =
d) Unttuk mencari ttabel digunakan tabel distribusi t pada  = 0,05 ; df = n – 2
e) Kesimpulan
Jika thit ttabel
Hi = diterima  ada hubungan X dan Y signifikan.

F. Sistematika Penulisan
Agar mendapatkan atau gambaran singkat mengenai materi yang akan dibahas, dalam penulisan skripsi ini, dan sistematika penulisan sebagai berikut :
BAB I PENDAHULUAN
Dalam bab ini menguraikan latar belakang masalah, perumusan masalah, tujuan dan manfaat penelitian, metodologi penelitian, hipotesis, dan sistematika penulisan skripsi.
BAB II LANDASAN TEORI
Dalam bab ini akan diuraikan tentang pengertian manajemen kepelabuhan, pengertian pelabuhan, pengertian pelayanan, pengertian hubungan mekanisme manajemen kepelabuhan dengan pelayanan pelabuhan.
BAB III GAMBARAN UMUM PELABUHAN TANJUNG PRIOK
Dalam bab ini menguraikan sejarah singkat perusahaan, organisasi dan manajemen perusahaan, serta kegiatan usaha.
BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN
Dalam bab ini menguraikan analisis mekanisme manajemen kepelabuhan, analisis pelayanan pelabuhan, dan analisis hubungan antara mekanisme manajemen kepelabuhan dengan pelayanan pelabuhan.
BAB V PENUTUP
Bab ini merupakan bab terakhir, dalam bab penutup ini kesimpulan dan saran-saran.